Universitas Gunadarma

Minggu, 02 Juni 2019

Jaringan Komputer Pada Basis data terdistribusi 1



Konsep komunikasi merupakan perpindahan informasi berbantuan sistem transmisi listrik via lebih dari 1 jaringan data yang tergantung pada protokol. Komunikasi data diperlukan karena adanya pengiriman dan penerimaan data atau saling tukar infromasi jarak jauh. Terdapat 3 kriteria untuk klasifikasi jaringan komputer yang harus diperhatikan disesuaikan dengan jarak site satu dengan yang lainnya.
Uraikan dan jelaskan ke 3 kriteria tersebut!


Tipe Jaringan
     Terdapat 3 kriteria untuk klasifikasi jaringan komputer, yaitu :
  1. Topologi Jaringan : berdasarkan struktur interkoneksi dari komputer
  2. Model transmisian
  3. Scale : berdasarkan pada distribusi secara geografis

b.1 Topologi
- Struktur fisik setiap elemen jaringan  dapat saling berhubungan.
- Arsitekstur topologi dasar :
1.      Bus, yang hanya memiliki satu jalur transmisi muara elemen jaringan, terbuka keduabelah ujung.
2.      Ring, yang memiliki hanya satu jalur transmisi lingkaran tertutup.
3.      Star, yang memiliki central node dan dengan dasar point to point link elemen-elemen jaringan tersambung, sehingga transmisi dapat dilakukan secara simultan.
4.      Hub/tree, variasi bus dan ring




b.2 Model transmisi
Terdapat 2 jenis transmisi yaitu :
1.      Jaringan broadcast (Multi point)
Memiliki saluran komunikasi tunggal yang dipakai bersama oleh semua mesin. Pesan berukuran kecil biasanya disebut dengan paket. Setiap paket memiliki alamat yang akan digunakan untuk men cek pada saat paket tersebut diterima oleh mesin penerima (tujuan).

2.      Jaringan point to point (Unicast point)
Terdiri dari beberapa hubungan pasangan individu dari mesin. Untuk mengirim paket dari sumber ketempat tujuan, sebuah paket mungkin harus melalui satu atau lebih mesin-mesin perantara.

b.3 Scale (LAN, WAN, MAN)

LAN apabila distribusi pada letak geografis jarak pendek (short) pada site yang sama, sedang WAN untuk jarak jauh (long). MAN adalah bentuk spesial dari WAN yang umumnya meng-cover  kota atau daerah pinggir kota.



Jaringan Komputer Pada Basis data terdistribusi


Jelaskan konsep Jaringan dam Hubungannya  Dengan Sistem Basis data Terdistribusi


Untuk dapat saling berhubungan antar site pada sistem basis data terdistribusi diperlukan jaringan komunikasi komputer. Jaringan komputer adalah interkoneksi antara sejumlah komputer autonomous yang dapat saling bertukar informasi antara komputer yang terhubung. Bentuk komputer yang saling terhubung biasanya disebut dengan Node, host atau site. Bentuk hubungan antar komputer tidak hanya melalui kawat tembaga saja, tetapi dapat melalui serat optic, gelombang mikro dan satelit komunikasi. Komponen pokok dalam jaringan komputer adalah hardware  yang digunakan untuk saling berkomunikasi.
Distributed Basis data Management Sistem (DDBMS) dibangun pada top of network, sedemikian rupa sehingga jaringan tidak nampak pada user.  User tidak perlu tahu kerumitan pengelolaan jaringan, semuanya sudah dilakukan secara otomatik oleh sistem.
Konsep komunikasi merupakan perpindahan informasi berbantuan sistem transmisi listrik via lebih dari 1 jaringan data yang tergantung pada protokol. Komunikasi data diperlukan karena adanya pengiriman dan penerimaan data atau saling tukar infromasi jarak jauh.

Sabtu, 01 Juni 2019

Sistem Basis Data Terdistribusi 1

Hal yang penting diperhatikan dalam sistem terdistribusi adalah menentukan penempatan data dan program pada jaringan computer. Menentukan desain suatu organisasi  dapat dipandang 3 dimensi. Jelas kan ke 3 dimensi tersebut!

1. Tingkat Sharing, terdiri dari :
·      Tidak ada sharing : aplikasi dan data dijalankan dari setiap lokasi dan tidak ada komunikasi dengan program atau akses ke data ke lokasi lain.
·     Sharing data : semua program disalin/replica disemua lokasi, tetapi data tidak disalin. Permintaan data dari user diolah oleh komputer dimana user mengakses dan file data akan dikirimkan melalui jaringan.
·        Sharing data dan program : user dari suatu lokasi dapat meminta layanan baik program maupun data dari lokasi lain dan juga sebaliknya.

2. Jenis Pola Akses,  terdiri data :

·  Statik. Pola akses tidak berubah dari waktu ke waktu
· Dinamik. Pola akses berubah dari waktu ke waktu

3. Tingkat pengetahuan pada jenis pola akses.

Diukur dari berapa banyak desainer memiliki informasi tentang bagaimana user akan megakses data.
· Informasi lengkap : tidak ada penyimpangan yang signifikan dari prediksi tentang pola akses user.
·  Informasi sebagian : ada penyimpangan dari prediksi.

Sistem Basis Data Terdistribusi

Apasih perbedaan Pemrosesan data terdistribusi dan Sistem Basis Data Terdistribusi?
Jelaskan perbedaan nya!

Distributed data processing / pemrosesan data terdistribusi.
Merupakan sekumpulan peralatan pemrosesan yang saling terhubung melalui jaringan yang mengerjakan tugas-tugas tertentu.
Pemrosesan terdistribusi dapat dikelompokan berdasarkan beberapa kriteria yaitu :

  1. Degree Coupling / Tingkat hubungan : tinggi atau rendah ? Jumlah data yang saling digunakan dibandingkan dengan jumlah pemrosesan lokal.
  1. Struktur antar hubungan : kuat atau lemah ? Jika komponen dapat di share dikatakan kuat
  1. Kesaling tergantungan komponen-komponen. Kuat atau lemah dalam mengekseskusi proses.
  1. Keselarasan antar komponen. Pemrosesan terdistribusi berkembang karena kebutuhan untuk dapat memecahkan masalah besar dan kompleks dengan menggunakan berbagai macam aturan divide and conquer. Alasan lain yang mendasar adalah struktur organisasi yang berubah menjadi terdistribusi.
Karena perkembangan pemrosesan terdistribusi inilah maka kemudian berkembang distributed database system.

Distributed database system / sistem basis data terdistribusi
Merupakan sekumpulan basis data yang saling terhubung secara logical dan secara fisik terdistribusi pada berbagai tempat (site) melalui jaringan computer.

Sistem yang mengelola  basis data terdistribusi dan menyediakan mekanisme agar distribusi transparent adalah distributed basis data management sistem (DDBMS).

Berikut ini adalah ciri-ciri untuk sistem yang bukan merupakan sistem basis data terdistribusi :
  1. Sistem yang berisi kumpulan file
  2. Berbagai arsitektur fisik berkait dengan sistem multiprocessor dibawah ini :
*      Shared memory multiprocessor

*      Shared disc multiprocessor
*      Shared nothing multiprocessor sistem


3. Basis data terpusat pada jaringan
d. Sistem Basis data terdistribusi

Beberapa ciri sistem basis data terdistribusi adalah :


1. Data disimpan pada sejumlah tempat. Setiap tempat secara logic terdiri dari processor tunggal.
2. Processor pada tempat yang berbeda tersebut dihubungkan dengan jaringan komputer.
3. Bukan sekumpulan file yang berada pada berbagai tempat tetapi merupakan basis data pada berbagai tempat.
4. Setiap tempat mempunyai kemampuan untuk mandiri memproses permintaan user yang membutuhkan akses kedata ditempat tersebut, dan juga mampu untuk memproses data yang tersimpan di tempat lain.

Keuntungan sistem basis data terdistribusi adalah :

1. Pengelolaan secara transparan data terdistribusi dan replicated.
a.     Mengurangi ketergantungan data
b.    Transparansi jaringan
c.     Transparansi replikasi
d.    Transparansi fragmentasi
2.    Mengacu pada struktur organisasi
3.    Meningkatkan kemampuan untuk share dan otonomi local
4.    Meningkatkan ketersediaan data
5.    Meningkatkan kehandalan
6.    Meningkatkan unjuk kerja
7.    Memudahkan pengembangan sistem

Kelemahan sistem basis data terdistribusi adalah :

1.    Kompleksitas manajemen
2.    Control integritas lebih sulit
3.    Biaya pengembangan mahal
4.    Keamanan
5.    Kurang standarisasi
6.    Menambahkan kebutuhan penyimpanan
7.    Lebih sulit dalam mengatur lingkungan data
8.    Menambah biaya pelatihan.